9 Tips Mengecek Kondisi Motor Bekas Sebelum Membeli agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

Tips Mengecek Kondisi Motor Bekas Sebelum Membeli agar Tidak Tertipu Penjual Nakal

Membeli motor bekas bisa jadi solusi hemat yang cerdas, tapi jangan sampai tergoda harga murah tanpa tahu kondisi sebenarnya.

Promo Shopee Terbaru

Banyak kasus pembeli yang menyesal karena motor bekas yang dibeli ternyata bekas tabrakan, mesin bermasalah, atau bahkan dokumennya tidak lengkap.

Supaya Anda tidak mengalami hal serupa, berikut panduan cara mengecek kondisi motor bekas sebelum membeli.

Dengan langkah yang tepat, Anda bisa dapat motor bekas berkualitas tanpa drama dan tipu-tipu!

1. Cek Kelengkapan Dokumen

Langkah pertama dan paling penting adalah memastikan kelengkapan dokumen kendaraan.

Pastikan dokumen berikut ini tersedia dan sah:

  • BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor)
  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)
  • Bukti pajak kendaraan terbaru
  • Faktur pembelian (jika ada)

Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin di motor dengan yang tertera di BPKB dan STNK. Bila tidak sesuai, bisa jadi motor tersebut bermasalah atau hasil curian.

Promo Lazada Terbaru

Tips: Cek keaslian dokumen melalui situs resmi e-Samsat daerah Anda untuk memastikan kendaraan tidak dalam status blokir atau pajak mati.

2. Perhatikan Kondisi Fisik dan Bodi Motor

Jangan tertipu tampilan luar yang mengilap! Lihat lebih dalam untuk mengetahui apakah motor pernah jatuh, diservis asal-asalan, atau disembunyikan cacatnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Cek apakah cat motor masih orisinal (warna kusam atau belang bisa jadi tanda pernah dicat ulang).
  • Perhatikan rangka, jangan ada bekas las atau penyok.
  • Cek baut-baut, jika banyak yang tidak orisinal, kemungkinan motor pernah dibongkar besar-besaran.

Tips: Lihat motor di tempat terang atau siang hari agar detail kerusakan terlihat jelas.

3. Periksa Kondisi Mesin

Mesin adalah jantung motor. Jadi, pastikan Anda benar-benar teliti. Nyalakan mesin dan dengarkan suaranya.

Baca Juga:  7 Tips Memilih Kartu Kredit yang Tepat Sesuai Gaya Hidup dan Kebutuhan Anda

Mesin yang sehat biasanya:

  • Suaranya halus, tidak kasar atau berisik.
  • Tidak keluar asap putih dari knalpot.
  • Getaran mesin stabil dan tidak berlebihan.
  • Oli mesin tidak bocor di sekitar blok.

Jika Anda ragu, ajak mekanik profesional untuk membantu memeriksa performa mesin, terutama untuk motor berumur lebih dari lima tahun.

4. Tes Jalan (Test Ride)

Test ride penting untuk memastikan motor benar-benar nyaman dikendarai. Saat mencoba, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Apakah motor mudah dinyalakan (starter & kick starter)?
  • Apakah transmisi berjalan halus tanpa suara aneh?
  • Cek fungsi rem depan dan belakang, jangan terlalu dalam atau blong.
  • Rasakan suspensi – jika terlalu empuk atau keras, bisa jadi ada masalah pada shockbreaker.

Tips: Hindari test ride hanya di halaman toko, mintalah izin mencoba di jalanan sekitar agar bisa merasakan performa sesungguhnya.

5. Cek Kilometer dan Servis Rutin

Lihat angka odometer untuk mengetahui berapa jauh motor sudah digunakan. Tapi hati-hati, ada penjual nakal yang memanipulasi angka kilometer agar terlihat rendah.

Selain itu, mintalah riwayat servis jika tersedia. Motor yang rutin diservis biasanya dalam kondisi jauh lebih baik dibanding yang jarang dirawat.

Tips: Motor 3 tahun dengan jarak tempuh 10.000–15.000 km per tahun tergolong normal. Jika lebih jauh, berarti motor sering dipakai jarak jauh.

6. Periksa Kelistrikan dan Aksesori

Pastikan semua fitur dan sistem kelistrikan berfungsi dengan baik, seperti:

  • Lampu depan dan belakang
  • Lampu sein
  • Klakson
  • Speedometer dan indikator bahan bakar

Cek juga apakah semua aksesori bawaan masih lengkap seperti spion, standar tengah, dan toolkit.

7. Cek Kondisi Ban dan Rantai

Ban dan rantai sering kali luput diperhatikan, padahal komponen ini sangat penting untuk keamanan berkendara.

  • Pastikan ban tidak retak atau gundul.
  • Rantai tidak terlalu kendur atau berkarat.
  • Sproket masih tajam dan tidak aus.
Baca Juga:  Cara Mengurus Balik Nama Motor Bekas agar Sah Secara Hukum dan Aman Digunakan

Tips: Jika ban dan rantai sudah aus, hitung biaya penggantian ke dalam total harga agar Anda tahu perkiraan biaya tambahan.

8. Waspadai Harga Terlalu Murah

Harga murah memang menggiurkan, tapi bisa jadi tanda bahaya. Jika harga motor jauh di bawah pasaran tanpa alasan jelas, Anda wajib curiga.

Bisa jadi motor tersebut hasil curian, bekas tabrakan berat, atau suratnya bermasalah.

Selalu bandingkan harga dengan referensi dari situs jual beli kendaraan seperti OLX, Facebook Marketplace, atau showroom terpercaya di kota Anda.

9. Pilih Penjual Terpercaya

Terakhir, pastikan Anda membeli dari penjual atau dealer motor bekas terpercaya. Hindari transaksi di tempat yang mencurigakan atau tanpa bukti jual beli resmi.

Dealer yang baik biasanya memberikan garansi mesin atau servis gratis selama periode tertentu.

Membeli motor bekas bisa sangat menguntungkan asalkan Anda tahu cara memeriksanya dengan benar.

Teliti dokumen, periksa kondisi fisik dan mesin, lakukan test ride, dan jangan tergiur harga murah tanpa alasan jelas.

Dengan langkah yang tepat, Anda bisa mendapatkan motor bekas berkualitas tinggi dengan harga bersahabat – tanpa khawatir ditipu penjual nakal!

Share it:

Artikel Terkait